ASPEK BUDAYA TENTANG KESEHATAN DAN PENYAKIT

ASPEK BUDAYA TENTANG KESEHATAN DAN PENYAKIT

SHIDIQ WIDIYANTO
MULIADI
ARNI
NUR FITRIANI
ASWINDA
WA RIDA

ASPEK BUDAYA TENTANG KESEHATAN DAN PENYAKIT

Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Dan kesehatan yang demikian yang menjadi dambaan setiap orang sepanjang hidupnya. Tetapi datangnya penyakit merupakan hal yang tidak bisa ditolak meskipun kadang-kadang bisa dicegah atau dihindari.

WHO mendefenisikan pengertian sehat sebagai suatu keadaan sempurna baik jasmani, rohani, maupun kesejahteraan sosial seseorang. Oleh para ahli kesehatan, antropologi kesehatan dipandang sebagai disiplin biobudaya yaag memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan social budaya dari tingkah laku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan menusia yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit. Penyakit sendiri ditentukan oleh budaya: Hal ini karena penyakit merupakan pengakuan social bahwa seseorang tidak dapat menjalankan peran normalnya secara wajar. Cara hidup dan gaya hidup manusia merupakan fenomena yang dapat dikaitkan dengan munculnya berbagai macam penyakit, selain itu hasil berbagai kebudayaan juga dapat menimbulkan penyakit.

A.KEHIDUPAN ORANG AMERIKA-ASIA

Asian American atu yang biasa disebut Amerika-Asia adlah oaring-orang yang berasal dari asai yanmg lahir di Amerika. Mereka datang dari berbagai negara misalnya China, Jepang, Korea, Filipina, Vietnam, India, Pakistan, negara-negara Arab dan lain-lain. Misalnya di kota-kota besar selalu ada Chinatown.

Orang Amerika-Asia adalah orang yang berasal dari Asia dan menetap di Amerika sampai beberapa generasi.Pengobatan tradisional yang dalakukan oleh orang asal Tiongkok di Amerika telah berkembang selama beberapa ribu tahun . Praktek pengobatan termasuk pengobatan herbal, akupuntur, dan pijat tuina.

Pengobatan tradisional tiongkok percaya bahwa segala proses dalam tubuh manusia berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan.Oleh karena itu, penyakit disebabkan oleh ketidak harmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh seseorang. Gejala ketidak harmonisan ini digunakan dalm pemahaman, pengobatan, dan pencegahan penyakit. Teori yang digunakan dalam pengobatan didasarkan pada beberapa acuan filsafat termasuk teori ( ing_Luo ), teori organ Zang Fu dan lainnya. Diagnosis dan perawatan dirujuk pada konsep tersebut.

Praktek Pengobatan

Kini pengobatan tradisional Tionghoa diajarkan hampir di semua kedokteran di Tiongkok, sebagian besar Asia, dan Amerika Utara.
Pada dunia Barat, pengobatan tradisional Tionghoa sebegai pengobatan alternatif.
Pengobatan tradisional merupakan bentuk intervensi terapi yang tidak invasif, berakar dari kepercayaan kuno, termasuk didalamnya konsep kepercayaan kuno. Pada abad ke-19 para praktisi pengobatan tradisional ini masih memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai penyakit infeksi, dan pemahaman ilmu kedokteran Barat seperti biokimia. Mereka menggunakan teori-teori ribuan tahun dan yang didasarkan pengalaman, pengamatan, serta sebuah sistem prosedur yang menjadi dasar pengobatan dan diagnosis. Tidak seperti beberapa bentuk pengobatan tradisional yang telah punah, pengobatan tradisional tersebut kini menjadi bagian dari pengobatan modern dan bagian sistem kesehatan. Dalam beberapa decade belakang ini, banyak ahli kedokteran barat yang juga meneliti kebenaran pengobatan tradisional Tionghoa ini.

Diagnosis

Terdapat empat macam metode diagnosis pada pengobatan tradisional yang dilakukan:
1. Wang ( mengamati )
2. Wen ( mendengar, menghidu dan menanyakan riwayat )
3. Qie ( menyentuh )

Teknik Diagnosis

1.palpasi atau merasakan denyut nadi arteri rasialis pasien pada posisi
2.mengamati keadaan lidah pasien.
3.pengamati wajah pasien
4.menyentuh tubuh pasien, terutam bagian abdomen
5.mengamati suara pasien
6.mengamati permukaan telinga
7.mengamati pembuluh darah halus pada jalur telunjuk anak-anak
8.membandingkan kehangatan relatif atau suhu pada beberaapa bagian tubuh
9.mengamati bau badan pasien
10. menanyakan efek permasalahannya
11.pemeriksaan lain tanpa alat dan melukai pasien

B.KEHIDUPAN ORANG AMERIKA ASAL AFRIKA

Penduduk Amerika sangat beragam sehingga Amerika serinh disebut “melting pot”. Orang kulit hitam biasanya disenut African American.Orang Amerika asal Afrika adalah orang yang lahir di amerika yang asal usulnya pendatang dari negara-negar Eropa

Penyebaran HIV Berasal dari Barat

HIV ditemukan pada contoh jaringan tubuh seseorang pemuda Amerika-Afrika yang meninggal dunia di St. Lous, AS, tahun 1969. Analisis yang dilakukan pada 1998 tentang contoh plasma darah pada tahun 1959 mengesankan bahwa HIV-1 memasuki manusia sekitar 1940-an atau awal 1950-an, lebih awal yang diperkirakan sebelumnya, ilmu lain memperkirakan lebih lama lagi, mungkin sekitar 100 tahun yang lalu atau lebih.

Sekarang banyak yamg menganggap heran HIV terlihat berkembang dari satu jenis HIV yang ditemukan pada tipe simpanse di Afrika Barat. Ini berarti HIV pertama muncul di sana. Jadi mungkin juga HIV timbul pada waktu yang hampir bersamaan baik di Amerika Selatan dan Afrika.Ada beberapa faktor yang dapat mendukung penyebaran begitu mendadak, termasuk perjalanan internasional, penggunaan narkoba yang meluas dan terlebih lagi budaya seks bebas.

Apa Yang Menyebabkan Epidemi Ini Menyebar Secara Tiba-Tiba ?

Yang dimaksud perjalanan internasional yaitu perana ini dimainkan oleh perjalanan internasional dalam penyebaran HIV ddisorot pada kasus yang sekarang dikenal dengan ‘Patient Zero’ ( pasien asli ). Petien Zero adalah seorang pramugara pesawat terbang atau seorang yang sering mengadakan perjalanankeseluruh dunia yang mempunyaim kebudayaan atau kebiasaan melepas stress dengan bermain seks. Kasus ini ditemukan di kota AS pada orang kulit hitam asal Afrika.

Budaya liberalisme yang diterapkan Amerika di salah gunakan persepsinya oleh sebagian pemuda-pemuda asal Afrika yang mempunyai gaya hidup bebas, terutama dalam mengkonsumsi narkoba dengan alasan menghilangkan beban stres lewat jarum suntik dengan bergantian. Dengan inilah virus HIV dapat dengan cepat menyebar di kalangan pemuda-pemuda di Amerika.

C.KEHIDUPAN INDIAN AFRIKA

Indian Afrika adalah suku Indian asal Afrika dan menetap di Afrika, yang biasa disebut orang kulit hitam afrika. Sistem keluarga sering terbentuk dari keluarga tunggal. Maksudnya terdapat banyak keluarga yang berasal dari satu keluarga. Budaya ini berdampak negatif pada keturunannya termasuk penyakit keturunan yang tidak bisa hilang pada generasi berikutnya. Tradisi dan ketaatan agam yang kuat di dalam komunitas cenderung menggunakan obat-obatan tradisional.

Penyakit itu dipandang sebagai ketidakharmonisan antara manusia dan alam, kepercayaan mereka yang lain bahwa penyakit itu berasal dari kutukan atau sering dikaitkan dengan iblis dan roh jahat. Ada cara-cara tertentu yang digunakan sebagai perlindungan terhadap roh-roh jaht ini.
Keyakinan ini berfokus pada menghindari orang atau benda-benda tertentu yang membawa roh jahat.atau dengan memakai gelang perak bagi balita agar terhindar dari penyakit panas yang menimbulkan kejang-kejang

D.KEHIDUPAN INDIAN AMERIKA

Orang Amerika asli adalah American Indian ( orang Indian ). Mereka terdiri dari berbagai macam suku. Orang kulit putih adalah orang Eropa yang pad abad ke-15, 16, 17, 18 bermigrasi ke Amerika yang disebut ‘dunia baru’ terutama sejak Christoper Columbus menemukan Amerika tahun 1492.

Dimana orang Indian sekarang ? Mereka sekarang tinggal di tempat reservation ( atu tempat penangkaran ). Banyak yang dibunuh pada masa perang dan sisanya ditempatkan di penangkaran seperti sekarang. Mereka umumnya hidup dari berburu, memancing, dan bertani. Suku-suku yang terkenal diantaranya adlah Cheyenne, Comanche don Sioux yang hidup di daerah Barat Daya. Mereka mempunyai sistem kepercayaan yang sama.

Dalam suku Indian , wanita berperan penting dalam kehidupan suku, Mereka membuat makanan, membuat pakaian, dan membesarkan anak. Pada suku Indian Hopi di Barat Daya, pemilik rumah dan pengurus desa adalah wanita.

Pandangan tentang kesehatan oleh suku Indian Amerika adalah bahwa tubuh manusia mempunya du sistem yang berlawanan dan menjadikannya jeseimbangan yaitu bagian positif dan negatif. Yang dimaksud dengan hal ini adalah manusia mempunyai energy positif dan energy negatif. Apa bila tidak ada keseimbangan di antara keduanya akan mengakibatkan kondisi tubuh bahkan kejiwaan seseorang terganggu, dalam hal ini seseorang akan dinyatakan sakit. Menurut persepsi/pandangan suku Hopi, penyakit disebabkan oleh roh jahat yang ingin bereinkarnasi kepada korbannya.
Untuk menghindarinya, mereka membuat penangkal roh jahat dengan melaksanakan upacara-upacara sacral adat, seperti upacara penyucian.

Suku Indian menganggap hidup seperti layaknya berbagai ajaran agama yang ada. Hidup dipandang sebagai realita yang saling berkaitan antara hal-hal yang bersifat natural dan supranatural. Artinya dalam hidup hendaknya megamalkan sikap tepa selira, saling menghargai dan saling membantu antar sesama. Juga menganggap adanya kepercayaan lain di luar kemampuan dirinya yang mempengaruhi dalam kehidupannya. Itulah wujud kepercayaan tergadap wujud ‘halus’ atau roh-roh nenek moyang.

E. BUDAYA ORANG AMERIKA ASAL HISPANIK

Untuk meneliti hubungan antara kategori penyakit dengan pemahaman budaya tentang tubuh dan untuk menginterprestasi peranan dari kategori penyakit dalam mediasi individu dengan lingkungan sosialnya. Tulisan ini akan berbicara tentang bagaimana memberi nama pada sebuah penyakit, siapa yang mendeterminasi kategori apa yang digunakan dan implikasi dari determinasi tersebut. Secara spesifik tulisan ini mencoba untuk meneliti berbagai pengalaman nervious diantara masyarakat Puerto Rico di Puerto Rico dan di kota New York.

Nervious lebih dari sekedar diffuse idiom stress dimana terdapat perbedaan kategori dan pengalaman nervious yang memberikan pengetahuan tentang bagaimana stress dialami dan diekspresikan oleh masyarakt Puerto Rico. Perlu untuk diketahui bahwa nervious tidak hanya terjadi pada masyarakat Puerto Rico saja melainkan terjadi hampir pada semua
kebudayaan Amerika.

Terkait dengan kategori penyakit, Good (1977:39-40) mengatakan bahwa kategori penyakit dapat dipahami sebagai imej yang memberikan pengetahuan terutama tentang pengalaman stress. Kategori penyakit juga dapat dipahami sebagai simbol inti dalam jaringan semantic, jaringan kata, situasi, symptom dan perasaan yang terasosiasikan dengan penyakit serta
memberikan pengertian pada para penderitanya.

Harwood juga memberikan skema lain untuk mendiagnosis penyakit jiwa dalam ‘bingkai’ espiritismo, sebuah bentuk penyembuhan dan praktek yang religi diantara masyarakat Puerto Rico. Dalam penelitiannya tentang espiritismo di USA, Harwood menemukan bahwa espiritismo yang ada di USA dibawa berdasarkan sponsor dari pusat penyembuhan masyarakat agar pusat penyembuhan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan komunitas
masyarakat latin.

Kategori Etiologikal Pada Diagnosis Roh/Spirit Kategori Etiologikal Roh/Spirit

1.Envidia (envy) roh jahat yang bereinkarnasi mempunyai hubungan yang dekat dengan korban
2. Brujeria (sorcery) roh dikirim untukmenyakiti korban, merupakan kerjasama antara musuh dengan dukun.
3.Mala Influencia roh jahat dari tingkat rendah seolah-olah memberikan (evil anfluence) ‘pencerahan’ atau jalan keluar atas suatu masalah
4.Facultades roh dari berbagai tingkatan memasuki tubuh korban dan (faculities) mulai mengontrol tubuh korban
5.Prueba roh pelindung yang menguji korban (tes or trial) mengembangkan perlindungan diri sendiri
6.Cadena roh dari keluarga atau saudara dari masa lalu yang telah (chain) melakukan suatu kesalahan atau kejahatan
7.Castigo roh yang tidak mempunyai tujuan diperbolehkan tinggal (punishment) dalam tubuh korban yang menolak berhubungan dengan pelindung spiritualnya

F. ORANG AMERIKA EROPA

Orang Amerika-Eropa adalah orang Amerika kulit putih yang asal-usulnya dari Eropa yang pad abad ke-15, 16, 17, 18 bermigrasi ke Amerika yang disebut ‘dunia baru’ terutama sejak Christoper Columbus menemukan Amerika tahun 1492.

Salah satu budaya Amerika Kulit putih yaitu mengkonsumsi alkohol. Hal ini mereka lakukan karena iklim yang tidak menentu dan terutama pada musim dingin. Tetapi dalam kenyataannya mereka mengkonsumsi alkohol bukan hanya untuk meningkatkan suhu tubuh dan stamina, melainkan digunakan untuk menghilangkan beban stress, yaitu dengan mengkonsumsinya secara berlebihan. Hal ini berdampak buruk bagi kesehatan.

Pada kasus seks bebas lainnya Orang Amerika kulit putihlah yang paling banyak mendapat sorotan tentang permasalahan ini. Terutama dalam Hollywood berarti cikal bakal seks dan kekerasan di AS. Kondisi yang memprihatinkan ini tidak saja membahayakan bangsa Amerika sendiri, namun juga membahayakan masyarakat dunia mengingat besarnya penyebaran film-film produksi AS di seluruh dunia. Terutama efek dari penyebaran budaya hedonisme dan gaya hidup bebas.

Hedonisme tidak hanya sebuh gaya hidup yang serba bebas, melainkan sebagai pemikiran dan kepercayaan yang tentunya berakhir pada kehancuran nilai-nilai agama. Apa yang kini dianggap modern belum tentu berubah baik bagi kehidupan manusia.Hedonisme selalu berakibat buruk bagi kehidupan manusia. Aspek aqidah, prilaku, sistem sosial, budaya dan kesehatan akan menjadi hancur dan kacau akibat dari gaya hidup ini.

G. BUDAYA INDONESIA TENTANG KESEHATAN

Sudah satu tahun lebih Gerakan Nasional Minum Temulawak (GNMT) dicanangkan oleh wakil presiden R.I. sesudah Temulawak dinyatakan sebagai tanaman obat unggulan nasional. Di antara tumbuhan obat Indonesia temulawak memang yang paling banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional, ada sekitar 50 jenis jamu mengandung temulawak baik untuk menjaga kesehatan dan mengobati penyakit.

Temulawak sudah dikenal sejak permulaan abad XVI dan popularitasnya terus meningkat seiring dengan manfaat serta hasil penelitian khasiatnya. Di Eropa temulawak sudah dikenal sejak akhir abad XVI dan saat ini menjadi salah satu bahan dasar untuk fitoterapi di beberapa negara Eropa. Sejak 40 tahun terakhir ini, berbagai penelitian telah mengungkapkan rahasia khasiat temulawak ini. Hasil penelitian tersebut umumnya mendukung kearifan nenek moyang kita dalam penggunaan temulawak ini, khususnya sebagai obat penyakit kuning (penyakit hati) dan pegel linu.

Dari hasil penelitian dalam dunia kedokteran modern, diketahui bahwa khasiat temulawak terutama disebabkan oleh dua kelompok kandungan kimia utamanya, yaitu senyawa berwarna kuning golongn kurkuminoid dan minyak atsiri.

Kurkuminoid temulawak ini terdiri atas dua jenis senyawa yaitu kurkumin dan desmetoksikurkumin yang berkhasiat menetralkan racun, menghilangkan rasa nyeri sendi, meningkatkan sekresi empedu, menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, antibakteri, serta dapat mencegah terjadinya pelemakan dalam sel-sel hati dan sebagai antioksidan pengangkal senyawa-senyawa radikal yang berbahaya. Tahun 2006 dibuktikan bahwa kurkuminoid secara klinis berkhasiat mencegah penyakit jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penggumpalan darah. Minyak atsiri temulawak terdiri atas 32 komponen yang secara umum bersifat meningkatkan produksi getah empedu dan mampu menekan pembengkakan jaringan.

Kajian berikutnya menunjukkan bahwa paduan antara zat warna kuning temulawak (kurkuminoid) dan minyak atsiri mempunyai kemampuan mempercepat regenerasi sel-sel hati yang mengalami kerusakan akibat pengaruh racun kimia. Pada saat ini sejalan dengan perkembangan ilmu kimia, orang dengan mudah memisahkan kurkuminoid dan minyak atsiri, dan kemudian mencampurkannya kembali (rekombinasi) dengan perbandingan yang sesuai dengan dosis yang dikehendaki dibuat sediaan bentuk kapsul atau kaplet yang praktis penggunaannya.

Xanthorrizol salah satu komponen minyak atsiri pada percobaan invitro berkhasiat mengobati kanker payudara, paru-paru dan ovarium dan sebagai anti bakteri, pencegah rusaknya email gigi (mencegah plak).minyak atsiri baik untuk penyakit hati, sebagai minuman kesehatan temulawak (komponen-komponen kimianya) dapat dicampur dengan madu, hingga diperoleh minuman madu temulawak yang menyehatkan, kemudian dikembangkan menjadi fitofarmaka.Hal ini telah menjadi budaya masyarakat jawa dan turun-temurun terutama untuk menambah nafsu makan pada balita..

Memperhatikan potensi khasiat senyawa-senyawa yang terdapat pada Untuk pencegahan serta pengobatan penyakit, rekombinasi kurkuminoid temulawak dan hasil-hasil penelitian manfaatnya, temulawak banyak dikembangkan dan diproduksi baik oleh industri jamu dan pabrik farmasi. untuk meningkatkan kesehatan dan pencegahan serta pengobatan penyakit). Untuk meningkatkan kesehatan, misalnya temulawak dapat dipakai sebagai tonikum dan penambah nafsu makn

Istilah sehat mengandung banyak muatan cultural, sosial dan pengertian professional yang beragam. Dulu dari sudut pandang kedokteran. Sehat sangat erat kaitannya denagan kesakitan dan penyakit.dalam kenyataannya tidaklah sesederhana itu, sehat haruds dilihat dari berbagai aspek. Definisi WHO (1981) : Health is a state of complete physical, mental and social well being and not nurely yhe absence of decease or infirmity. WHO mendefenisikan pengertian sehat sebagai suatu keadaan sepurna baik jasmani, rohani, maupun kesejahteraan sosial seseorang.

Dalam konsep sehat sakit penyebab sakit :
Naturalistik yaitu seseorang menderita sakit akibat pengaruh lngkungan, makanan (salah makan), Kebiasaan hidup, ketidak seimbangan dalm tubuh, termasuk kepercayaan psanas dingin seperti masuk angin dan penyakit bawaan.
Konsep sehat sakit yang dianut pengobatan tradisional (Battra) sama dengan yang dianut masyarakat setempat, yakni suatu keadaan yang berhubungan dengan badan, atau kondisi tubuh kelain-lainan serta gejala yang dirasakan. Sehat bagi seseorang berarti suatu keadaan yang normal, wajar nyaman, dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan gairah. Sedagkan sakit dianggap sebagai suatu keadaan badan yang kurang menyenangkan, bahkan dirasakan sebagai suatu siksaan sehingga menyebabkan seseorang tidak dapat melakukan aktifitas segari-hari halnya orang yang sehat.

Personalistik yaitu menganggap munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi syaty agen aktif yang dapat berupa makhluk bukan manusia (hantu, roh, leluhur, atu roh jahat) atau makhluk manusia (tukang sihir, tukang tenung).

Menelusuri nilai budaya, misalnya mengenai pengenalan penyakit kusta dan cara perawatannya. Kusta te3lah dikenal oleh etnik makasar sejak lama. Adanya istilah kaddala sikuyu (kusta kepiting) dan kaddala massaloni (kusta yang lumer), merupakan ungkapan yang mendukung bahwa kusta secara endemik telah berada dalam waktu yang lama di tengah-tengah masyarakat tersebut.

Hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif atas nilai-budaya di kabupaten Soppeng dalam kaitannya dengan penyakit kusta, (Kaddala, Bgs.) di masyarakat bugis menunjukkan bahwa timbul dan diamalkannya leprophobia secara ketat , kerena menurut salah seorang tokoh budaya dalam nasehat perkawinan orang-orang tua disana kata kaddala ikut di dalamnya. Disebutkan bahwa terjadi pelanggaran melakukan hubungan intim suami istri saat isti sedang haid, mereka kedua mempelai akan terkutuk dan menderita kusta/kaddala.

Ide yang bertujuan agar terciptanya moral yang agung dalam keluarga baru, berkembang menurut proses komunikasi dalam masyarakat dan menjadi konsep penderita kusta sebagai penanggung dosa. Pengertian penderita sebagai penanggung dosa dari ibu bapak merupakan awal akibat dari leprophobia. Rasa rendah diri penderita dimulai dari rasa rendah diri kelearga yang merasa tercemar bila salah satu anggota keluargamya menderita kusta.

Persepsi Masyarakat

Persepsi masyarakat mengenai terjadinya penyakit berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, karena tergantung dari kebudayan yang ada dan berkembang dalam masyarakat tersebut. Berikut ini contoh persepsi masyarakat tentang penyakit malaria, yang saat ini masih ada di bebrapa daerah pedesaan di Papua ( Irian Jaya ).

Makanan pokok penduduk Papua adalah sagu yang tumbuh di daerah rawa-rawa. Selain rawa-rawa tidak jauh dari mereka tinggal terdapat hutan lebat. Penduduk desa tersebut beranggapan bahwa hutan tersebut memiliki penguasa gaib yang dapat menghukum setiap orang yang yang melanggar ketentuanya. Pelanggaran dapat berupa penebangan, pembabatan hutan untuk tanah pertanian dan lain-lain akan diganjar hukuman berupa penyakit dengan gejala panas tinggi, menggigil, dan muntah.

Penyakit tersebut dapat sembuh dengan cara minta ampun kepada penguasa hutan, kemudian memetik daun dari pohon tertentu, dibuat ramuan untuk diminum dan dioleskan keseluruh tubuh penderita, dalam bebrapa hari penderita akan sembuh. Persepsi masyarakat mengenai penyakit diperoleh dan ditentukan dari penuturan sederhana dan mudah secara turun-temurun.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda yang telah membaca artikel ini, dan saya sebagai penulis hanya ingin meminta do’anya agar saya diberi kelancaran dalam meniti hidup ini.

contact person in 085696970702

Shidiq Widiyanto
NIM : P0032008139

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: